Suara.com - Hari ini, produk terbaru Samsung yaitu Galaxy S5 resmi dijual serentak di seluruh dunia. Peluncuran S5 ini dilakukan tidak lama setelah perusahaan smartphone terbesar di dunia itu mengumumkan laba pada kuartal kedua tahun ini kembali menurun.
Samsung berupaya mengejar keuntungan lewat produk terbarunya ini. Pangsa pasar utama untuk S5 adalah Amerika Utara dan Eropa. Sejumlah kajian terhadap S5 menyebut, produk terbaru Samsung itu merupakan yang terbaik dibandingkan produk smartphone lainnya.
Namun, satu-satunya kekurangan dari S5 adalah tidak adanya faktor “wow” yang membedakan S5 dengan produk sebelumnya atau produk yang sama dari kompetitor lain.
“S5 bisa berenang tetapi tidak akan menimbulkan gelombang,” tulis Wall Street Journal untuk menggambarkan kehadiran Galaxy S5.
Tahan air merupakan salah satu kelebihan S5 dibandingkan produk smartphone lainnya. Samsung berharap penjualan S5 bisa berjalan dengan baik sehingga perusahaan bisa kembali meraih keuntungan.
Samsung adalah perusahaan yang menjual 30 persen smartphone di seluruh dunia. Jumlah itu dua kali lipat lebih banyak dibandingkan rival utamanya, Apple. (AFP/CNA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan