Suara.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada perdagangan hari Senin (15/4/2014) pagi waktu Indonesia barat . Pada akhir perdagangan hari Senin atau Selasa pagi waktu Indonesia barat, harga emas berjangka ditutup di tingkat tertinggi dalam tiga pekan terakhir.
Kenaikan harga emas ini didorong ketegangan di Ukraina meningkatkan daya tarik "safe haven" logam bagi investor. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 8,5 dolar (atau 0,64 persen) menjadi 1.327,5 dolar per ounce. Ini adalah penutupan tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 21 Maret, statistik menunjukkan. Sedangkan harga perak untuk pengiriman Mei naik 6,4 sen atau 0,32 persen dan ditutup pada 20,010 dolar per ounce.
Para analis menilai emas paling ditanggapi sebagai aset "safe-haven" (tempat berlindung yang aman) selama ketegangan di Ukraina tidak mereda, dan Rusia tidak menarik pasukannya yang ditempatkan di perbatasan dengan Ukraina.
Di Ukraina timur, militan pro-Rusia dilaporkan telah mengabaikan batas waktu yang dikeluarkan oleh pemerintah di Kiev untuk melucuti senjata mereka. Meski batas waktu telah berlalu. Para militan dan aktivis lainnya telah memperpanjang 'pendudukan' mereka di seluruh wilayah timur Ukraina.
Beberapa analis memperkirakan konflik akan tetap menjadi faktor penggerak utama pasar untuk setidaknya satu minggu ini, membatasi minat jual investor terhadap emas setidaknya untuk jangka pendek, jika tidak menjadi secara langsung mendukung kenaikan harga. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!
-
Perbandingan Harga Emas Antam vs Komoditas di Pegadaian, Galeri24 dan UBS Naik!
-
Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator
-
IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah
-
Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI
-
Cara Memilih SBN untuk Pemula, Investasi Aman dan Cuan Mulai 1 Juta Rupiah
-
Apa Itu Fenomena Slot Jackpot? Kian Menggila Saat Ekonomi Melemah
-
Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya
-
Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
-
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu