Suara.com - Maskapai AirAsia meluncurkan layanan penerbangan baru yang menghubungkan Johor Bahru dengan dua tujuan wisata populer di Indonesia, Yogyakarta dan Lombok. Layanan terbaru ini untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan ke dua destinasi itu.
Maskapai ini akan terbang empat kali seminggu, Johor Bahru - Yogyakarta, dan tiga kali seminggu, Johor Bahru - Lombok.
"Johor Bahru adalah salah satu daerah penting bagi AirAsia di Malaysia. Kami melihat potensi kota ini dalam mengembangkan rute internasional. Peluncuran rute baru dari Johor Bahru adalah komitmen kami untuk terus mengembangkan konektivitas dari dan ke bagian selatan Malaysia," demikian dikatakan Kepala Komersial AirAsia Malaysia, Spencer Lee, dikutip dari Asiaone.
Maskapai ini juga menawarkan promosi Rp0 untuk pemesanan periode antara 15 - 20 April 2014 di periode perjalanan antara 11 Juli 2014 dan 30 April 2015.
Di luar rute layanan baru itu, saat ini, maskapai AirAsia terbang 15 kali seminggu ke Indonesia.
AirAsia menyediakan empat kali layanan penerbangan dalam seminggu untuk rute Johor Bahru - Jakarta dan Johor Bahru - Bandung. Untuk Johor Bahru - Surabaya, terbang sebanyak tujuh kali seminggu.
"Kami berharap untuk melanjutkan rute baru diluncurkan di masa depan setelah kami menerima banyak dukungan dari [Johor Bahru] Bandar Udara Internasional Senai," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun