Suara.com - Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan pembedaan diameter atau bentuk ujung selang (nozzle) pengisian BBM di SPBU masih berupa wacana.
Meski, lanjutnya, pembedaan "nozzle" SPBU tersebut memang merupakan salah satu cara mengendalikan pemakaian BBM bersubsidi.
Menurut dia, pengendalian BBM subsidi dengan cara apa pun bakal tidak efektif selama masyarakat mampu masih menggunakan bahan bakar murah yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.
"Jadi, kembali lagi kesadaran masyarakatnya," ujarnya.
Susilo juga mengatakan bahwa pihaknya tengah mencari cara yang tepat agar pengendalian BBM berjalan efektif.
"Kami terus melakukan rapat dengan Pertamina dan juga pemerintah daerah untuk mengendalikan BBM. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya," katanya.
Ke depan, menurut dia, Pemerintah akan melibatkan pemda lebih aktif lagi mengendalikan BBM subsidi.
Ia mengatakan bahwa Pemerintah kemungkinan besar tidak membatasi pemakaian BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin atau lainnya.
Pembedaan "nozzle" SPBU tersebut terkait dengan program kendaraan bermotor roda empat yang hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) atau "low cost and green car" (LCGC). Nantinya, "nozzle" untuk pengisian BBM nonsubsidi disesuaikan dengan mobil program KBH2 sehingga tidak bisa mengisi kendaraan murah tersebut tidak dapat memakai BBM subsidi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
14 Cara Mendapatkan Uang dari HP untuk Penghasilan Tambahan
-
Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan
-
Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026
-
5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli
-
Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini
-
Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?
-
Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk
-
Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang
-
Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK