Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (19/5/2014) pagi, dijadwalkan melantik Chairul Tanjung sebagai Menteri Koordinator Perekonomian yang baru, menggantikan Hatta Rajasa. Pelantikan akan berlangsung di Istana Negara pada pukul 10.00 WIB.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian baru, menggantikan Hatta Rajasa yang telah mengundurkan diri.
"Saya telah mengambil kesimpulan untuk mengangkat saudara Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian yang baru," kata SBY pekan lalu.
Menurut Presiden, Chairul Tanjung merupakan sosok yang memiliki kecakapan yang layak dan memiliki komitmen yang tinggi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. SBY juga mengingatkan bahwa Chairul bukanlah orang baru karena kapasitasnya sebagai Ketua KEN selama ini, telah membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ekonomi.
"KEN bukanlah forum akademik tetapi tempat berkumpulnya praktisi di dunia usaha, termasuk para pakar dan ekonom. Saya menilai Bapak Chairul Tanjung berhasil dalam menyatukan kalangan," katanya.
Ia juga mengatakan meskipun KEN sebenarnya bukanlah badan penentu kebijakan, tetapi pandangan dan rekomendasi yang dihasilkan KEN di bawah pimpinan Chairul Tanjung sangat berguna dalam pembuatan kebijakan. Hatta Rajasa pekan lalu menyampaikan pengunduran diri sebagai Menko Perekonomian setelah memutuskan untuk maju dalam proses pilpres bersama calon presiden dari Gerindra, Prabowo. (Antara)
Berita Terkait
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun