Suara.com - Perusahaan penyedia layanan pesan terkenal di Korea Selatan, Kakao Corp memutuskan untuk melakukan merger dengan portal internet terbesar kedua, Daum. Penggabungan dua perusahaan tersebut akan menghasilkan nilai pasar sebesar 3 miliar dolar Amerika.
Daum Communication, yang merupakan operator dari portal Daum.net mengatakan, penggabungan dua perusahaan menjadi satu itu akan rampung pada Oktober nanti melalui pertukaran saham. Tujuan penggabungan itu antara lain untuk meningkatkan bisnis dan menciptaka sinergi bisnis.
Pertukaran saham yang disepakati adalah 1 saham Daum untuk 1,55 saham Kakao. Kakao Corp merupakan perusahaan yang membuat aplikasi percakapan mobile yang terkenal yaitu Kakao Talk.
Saat ini, Kakao Talk digunakan oleh 140 juta orang di seluruh dunia, termasuk 35 juta warga Korea Selatan. Jumlah itu merupakan 90 persen dari jumlah pengguna smartphone di Korea Selatan.
Didirikan pada 2007, Kakao belum menjadi perusahaan public. Tetapi, sahamnya diperjualbelikan di Seoul dan mempunyai nilai pasar sekitar 1,9 miliar dolar Amerika.
Sedangkan Daum yang didirikan pada 1995 memiliki 30 juta pengguna dan mempunyai nilai pasar 1 triliun won. Korea Selatan adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk paling banyak menggunakan smartphone. Dari 50 juta warga negara Korea, 37 juta diantaranya sudah menggunakan smartphone. (AFP/CNA)
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
-
Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG
-
Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan
-
Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia
-
Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?
-
Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas
-
Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan
-
Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?
-
Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak