Suara.com - Perusahaan penyedia layanan pesan terkenal di Korea Selatan, Kakao Corp memutuskan untuk melakukan merger dengan portal internet terbesar kedua, Daum. Penggabungan dua perusahaan tersebut akan menghasilkan nilai pasar sebesar 3 miliar dolar Amerika.
Daum Communication, yang merupakan operator dari portal Daum.net mengatakan, penggabungan dua perusahaan menjadi satu itu akan rampung pada Oktober nanti melalui pertukaran saham. Tujuan penggabungan itu antara lain untuk meningkatkan bisnis dan menciptaka sinergi bisnis.
Pertukaran saham yang disepakati adalah 1 saham Daum untuk 1,55 saham Kakao. Kakao Corp merupakan perusahaan yang membuat aplikasi percakapan mobile yang terkenal yaitu Kakao Talk.
Saat ini, Kakao Talk digunakan oleh 140 juta orang di seluruh dunia, termasuk 35 juta warga Korea Selatan. Jumlah itu merupakan 90 persen dari jumlah pengguna smartphone di Korea Selatan.
Didirikan pada 2007, Kakao belum menjadi perusahaan public. Tetapi, sahamnya diperjualbelikan di Seoul dan mempunyai nilai pasar sekitar 1,9 miliar dolar Amerika.
Sedangkan Daum yang didirikan pada 1995 memiliki 30 juta pengguna dan mempunyai nilai pasar 1 triliun won. Korea Selatan adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk paling banyak menggunakan smartphone. Dari 50 juta warga negara Korea, 37 juta diantaranya sudah menggunakan smartphone. (AFP/CNA)
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%