Suara.com - Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional Cirebon, Jawa Barat, naik karena para petani sentra bawang merah di Cirebon dan Berebes belum panen.
Salah seorang petani bawang merah Cirebon,Riwad, mengatakan, harga bawang merah naik untuk tingkat eceran tembus Rp23 ribu per kilogram.
"Mahalnya harga bawang merah karena petani lokal belum panen ," katanya.
Kata dia, petani lokal belum panen sehingga mereka sulit mendapatkan untung, sedangkan panen serentak haarganya anjlok, bahkan hingga dibawah modal tanam.
Sementara itu Rokiman, pedagang bumbu di pasar Jagasatru Cirebon, kepada wartawan di Cirebon, mengatakan, harga bawang merah naik, sebelumnya anjlok hanya dijual Rp6.000 per kilogram karena kiriman melebihi kebutuhan pasar.
Kini, harga bawang merah kualitas super dijual kisaran Rp23 ribu per kilogram, pasokan dari petani setempat belum stabil, karena mereka belum panen.
Ia menambahkan, harga bawang merah sulit diperkirakan, saat gagal panen dijual eceran tembus Rp45 ribu per kilogram, bahkan mencapai Rp90 ribu per kilogram akibat kekurangan pasokan dari petani setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Anjlok, Kenapa Bawang Merah Masih Mahal?
-
Harga Pangan Nasional 4 Mei 2026: Bawang Merah Tembus Rp52.700/Kg, Cabai dan Gula Ikut Meroket
-
Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Film 'Senin Harga Naik': Saat Karier Sukses Harus Dibayar dengan Luka Lama Keluarga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok