Suara.com - Perusahaan properti PT Lippo Cikarang Tbk akan membangun Trivium Terrace Apartments Building di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pembangunan apartemen itu merupakan upaya PT Lippo Cikarang Tbk untuk memenuhi kebutuhan ekspatriat (warga negara asing) yang bekerja di 700 perusahaan di kawasan itu.
"Satu dari tiga tower apartemen sudah diselesaikan pembangunan strukturnya," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh di Cikarang, Minggu, (22/6/2014).
Loh menuturkan, Trivium Terrace Apartments merupakan bagian dari pengembangan Lippo Cikarang sebagai hunian dengan konsep integrated township. Perkembangan industri dari berbagai negara ke wilayah timur Jakarta, seperti Cikarang hingga Purwakarta, membutuhkan hunian yang akan menampung para pekerja ekspatriatnya.
"Sejumlah negara yang menempatkan pekerjanya pada perusahaan di kawasan ini antara lain Jepang, Korea Selatan, dan Cina," kata Chong.
Residensial, Sales dan Marketing Division Head PT Lippo Cikarang Tbk, Gita Irmasari mengatakan kebutuhan terhadap apartemen di Lippo Cikarang sangat unik, karena permintaan sudah tercipta.
"Di Lippo Cikarang sangat sulit mencari kamar untuk penginapan. Ada buyer and user yang memilih kepraktisan, ekspatriat yang tinggal di sini, atau perusahaan industri yang membeli untuk para karyawanannya. Ada sumber kehidupan ekonomi (industri) di Lippo Cikarang, sehingga kebutuhan akan apartemen, tetap harus ada," katanya.
Sementara itu Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Ju Kian Salim mengungkapkan, sejak 1994 Lippo Cikarang baru membangun satu apartemen.
"Setelah dua puluh tahun, kami baru membangun apartemen lagi. Lippo Cikarang tidak lagi fokus terhadap bisnis industri. Kami fokuskan lahan yang tersedia untuk lahan hunian," ucapnya.
Tower setinggi 22 lantai ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp379-Rp958 juta per unit. (Antara)
Berita Terkait
-
Review Door Lock: Film Thriller yang Bikin Takut Tinggal Sendiri
-
Disrupsi Teknologi: Kecerdasan Buatan Mulai Ambil Alih Pelatihan Korporasi Global
-
Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi
-
Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal