Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Jumat (27/6/2014) sore menguat 119 poin menjadi Rp11.980 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.099 per dolar Amerika.
"Mata uang rupiah kembali ke level Rp11.900-an per dolar AS terkait dengan sikap 'dovish' atau dukungan terhadap suku bunga rendah Bank Sentral AS oleh sebagian pejabat bank sentral AS (the Fed)," kata Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova.
Menurut dia, dengan suku bunga Fed yang masih rendah maka aset mata uang di negara-negara berisiko, termasuk Indonesia masih akan tetap diminati investor.
Ia menambahkan bahwa faktor teknikal juga menjadi salah satu pendorong mata uang rupiah kembali menguat pada akhir pekan ini.
Dari dalam negeri, ia mengharapkan kondisi politik menjelang pemilihan presiden tidak memanas dan pelaksanaannya dapat berjalan lancar. Dengan situasi seperti itu maka mata uang rupiah dapat kembali sesuai dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
Sementara itu, Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan bahwa di sisi lain penggunaan mata uang rupiah yang akan diberlakukan di seluruh transaksi pelabuhan wilayah Indonesia dapat mendorong peningkatan nilai tukar domestik.
"Kondisi itu akan membantu mengurangi tekanan dari dolar Amerika," katanya.
Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada hari Jumat ini (27/6/2014), tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.103 dibandigkan posisi sebelumnya Rp12.091 per dolar Amerika. (Antara)
Berita Terkait
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.337 pada Awal Bulan Mei
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket
-
Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor
-
Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 4 Mei 2026: Bawang Merah Tembus Rp52.700/Kg, Cabai dan Gula Ikut Meroket
-
Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun
-
LG Lebaran Sehat Hadir di Pasirlangu, Bangkitkan Harapan Warga Pascabencana
-
Bos BI Perry Warjiyo Beberkan Strategi Perkuat Stabilitas Rupiah
-
Apa Itu CNG? Ini Calon Pengganti LPG yang Diklaim Lebih Murah hingga 40 Persen!
-
IHSG di Zona Hijau, Ini Faktor Utama Penopang Penguatan Bursa Hari Ini
-
Pemerintah Minta Diversifikasi Produk IKM Demi Tumbuhkan Ekspor Kerajinan
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.337 pada Awal Bulan Mei
-
IHSG Mulai Menghijau di Senin Pagi Balik ke Level 7.000
-
Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram