Suara.com - Peningkatan indeks saham di kawasan regional masih terus berlanjut. Dalam sesi pembukaan perdagangan, Selasa (1/7/2014) pagi, sejumlah indeks di kawasan Asia dibuka menguat. Saham perusahaan alat kesehatan memacu peningkatan indeks saham.
Indeks MSCI Asia Pacifik terangkat 0,2 persen ke posisi 146,07 dan menembus titik tertinggi sejak 9 Juni 2008. Di sepanjang bulan lalu, indeks MSCI meningkat 2,8 persen. Sementara itu, indeks Topix di Jepang juga naik 0,7 persen, yang menjadi bursa dengan kenaikan tertinggi di Asia.
“Pelaku pasar sangat yakin perekonomian Jepang akan nbaik-baik saja dengan kenaikan pajak kecuali ada sesuatu yang terjadi di luar negeri. Pelaku pasar tidak khawatir lagi karena kondisi Amerika dan Cina juga sudah membaik,” kata Masaru Hamasaki, analis dari Sumitomo Mitsui Asset Management.
Berbanding terbalik dengan Jepang, indeks saham di Korea Selatan justru terjun bebas dan kehilangan 0,6 persen. Penurunan dipicu anjloknya saham perusahaan elektronik Samsung Electronic. Sementara itu, indeks di Australia dan Selandia Baru juga turun tipis 0,1 persen.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan juga tidak bisa memasuki zona hijau setelah dibuka melemah pada sesi pembukaan perdagangan. IHSG turun 0,9 poin ke posisi 4.877. Pelaku pasar masih melakukan aksi tunggu sebelum digelarnya pemilu presiden pada 9 Juli nanti. (RTI/Bloomberg)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
Profil Joshua Baker Adik Mitchell Baker yang Bela Hong Kong, Bisa Dinaturalisasi Jadi WNI?