Suara.com - Kementerian Perhubungan akan menawarkan rute penerbangan maskapai TigerAir Mandala kepada maskapai penerbangan lain. Namun, kata juru bicara Kementerian Perhubungan J.A Barata, hal itu baru bisa dilakukan apabila TigerAir Mandala sudah mengembalikan rute milik mereka itu kepada Kementerian Perhubungan.
“Jadi, delapan rute tersebut masih menjadi milik TigerAir Mandala selama 30 hari ke depan. Apabila mereka masih ada upaya untuk melanjutkan usaha maka rute tersebut bisa diperpanjang lagi selama 30 hari. Kalau mereka tidak mau melanjutkan, maka rute tersebut harus dikembalikan kepada Kementeria Perhubungan,” kata Barata kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (2/7/2014).
Barata menambahkan, meski sudah tidak beroperasi lagi, PT TigerAir Mandala masih punya kewajiban untuk menyelesaikan semua urusan terkait penutupan maskapai itu. Antara lain pengembalian uang calon penumpang serta proses pemutusan hubungan kerja karyawan.
Maskapai penerbangan Tiger Air Mandala berhenti beroperasi mulai 1 Juli 2014. Keputusan itu diambil oleh Dewan Direksi PT Mandala Airlines yang beroperasi dengan menggunakan merek Tigerair Mandala.
Direktur Utama Tigerair Mandala Paul Rombeek mengatakan, kondisi pasar yang terus menurun serta melonjaknya biaya operasional akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika menjadi alasan ditutupnya Tigerair Mandala.
“Kami sudah mengurangi rute penerbangan dan juga operasional pesawat sejak empat bulan lalu. Tetapi, ternyata itu tidak cukup untuk mengurangi biaya operasional. Akhirnya, keputusan berat pun diambil untuk menutup Tigerair Mandala,” kata Paul kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (18/6/2014).
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional