Suara.com - Lebaran tinggal dua minggu lalu. Mulai minggu ini, karyawan dan juga buruh mulai menerima uang Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia, Lebaran identik dengan segala sesuatu yang baru mulai dari baju baru hingga peralatan ibadah baru. Karena itu, uang THR yang diterima paling lambat satu minggu sebelum Lebaran harus dikelola dengan baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan untuk Hari Raya Idul Fitri.
CEO Mitra Rencana Edukasi Mike Rini memberikan sejumlah tips dalam mengelola uang THR.
1. Potong di depan untuk tabungan
Jangan gunakan semua uang THR untuk belanja. Sisakan 10-15 persen untuk menambah tabunga anda. Cara yang paling mudah adalah dengan memotong di depan uang THR yang anda terima di depan. Misalnya, apabila anda menerima THR sebesar Rp5 juta, maka langsung potong Rp500 ribu untuk tabungan. Jadi, THR yang akan digunakan tersisa Rp4,5 juta.
2. Buat skala prioritas
Ada empat kategori yang menjadi prioritas dari uang THR. Pertama, THR digunakan untuk amal yaitu zakat, infak, sedekah dan juga memberikan THR apabila ada karyawan. Prioritas kedua adalah membeli makanan untuk Lebaran. Prioritas ketiga yaitu untuk penampilan pribadi seperti membeli busana baru. Prioritas keempat adalah lain-lain seperti mengecat rumah.
3. Pisahkan dana untuk mudik dan amal
Mudik merupakan tradisi yang selalu terjadi selama Lebaran. Karena memerlukan biaya yang besar, maka dana yang disiapkan untuk mudik juga harus dipisahkan. Jangan sampai dana untuk mudik menggerus dana untuk amal seperti infak, sedekah dan zakat. Karena itu, uang THR yang diterima harus dibagi dua, yang pertama untuk amal dan yang kedua untuk mudik. Tentunya, uang THR tersebut harus dipotong 10-15 persen dulu di depan untuk dimasukkan ke tabungan.
4. Uang THR jangan ganggu gaji bulanan
Pengeluaran selama Lebaran sebaiknya hanya menggunakan uang THR dan jangan mengganggu gaji bulanan. Karena itu, akan lebih baik apabila gaji bulanan untuk sementara disimpan di rekening tabungan dan uang THR di rekening operasional.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Model Baju Lebaran 2026 Wanita, Tampil Anggun di Hari Raya
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya
-
Analisis Film Lebaran 2026, Mampukah Na Willa Mengulang Kesuksesan Fenomenal Jumbo?
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa