- PT KAI telah menjual hampir 400 ribu tiket kereta reguler untuk Angkutan Lebaran 2026, dengan Purwokerto tujuan paling diminati.
- Penjualan tiket dilakukan bertahap berdasarkan skema H-45 sebelum keberangkatan, mencerminkan minat masyarakat yang tinggi terhadap moda transportasi ini.
- Tercatat total 382.047 tiket terjual untuk periode 11–20 Maret 2026, menunjukkan sebaran tujuan mudik yang beragam.
Suara.com - Penjualan tiket kereta api untuk Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat hampir 400 ribu tiket kereta reguler telah terjual untuk periode arus mudik yang sudah dibuka, dengan Purwokerto menjadi tujuan paling diminati penumpang.
KAI menyebut penjualan tiket dilakukan secara bertahap mengikuti skema H-45 sebelum keberangkatan. Hingga kini, pemesanan tiket reguler untuk sejumlah tanggal krusial arus mudik, termasuk H-3 hingga H-1 Lebaran, telah dibuka dan diserap pasar dengan cepat.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan tingginya angka penjualan mencerminkan kuatnya minat masyarakat terhadap kereta api reguler sebagai moda utama mudik Lebaran. Hingga 3 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket pada periode puncak arus mudik menunjukkan tren peningkatan.
Untuk keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, tiket yang telah terjual mencapai 54.387. Sementara pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 tercatat 56.250 tiket telah dibeli penumpang. Adapun pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, penjualan tiket mencapai 39.380.
Secara kumulatif, penjualan tiket kereta api reguler Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11–20 Maret 2026 telah mencapai 382.047 tiket. KAI memperkirakan angka ini masih akan bertambah seiring pembukaan penjualan tiket untuk tanggal-tanggal berikutnya sesuai ketentuan H-45.
Berdasarkan data sementara, terdapat sepuluh stasiun tujuan dengan volume penumpang tertinggi, yaitu:
- Purwokerto (18.161 pelanggan)
- Semarang Tawang (17.705 pelanggan)
- Yogyakarta (17.366 pelanggan)
- Kutoarjo (16.277 pelanggan)
- Surabaya Pasar Turi (14.747 pelanggan)
- Pasarsenen (12.739 pelanggan)
- Kebumen (11.304 pelanggan)
- Tegal (11.232 pelanggan)
- Lempuyangan (10.823 pelanggan)
- Solo Balapan (10.578 pelanggan)
KAI menilai tingginya permintaan ke berbagai kota tersebut menunjukkan sebaran tujuan mudik yang semakin beragam dan tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Pola ini juga mengindikasikan meningkatnya pemanfaatan perjalanan lanjutan atau connecting train dalam perencanaan mudik masyarakat.
KAI mengimbau calon penumpang yang belum mendapatkan tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan untuk terus memantau pembukaan penjualan berikutnya serta mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan. Masyarakat juga didorong memanfaatkan fitur connecting train melalui aplikasi Access by KAI untuk menyusun perjalanan yang lebih fleksibel.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan cermat dan mengikuti jadwal pembukaan tiket sesuai skema H-45. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” kata Anne.
Baca Juga: Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
Berita Terkait
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
7 Link Daftar Program Mudik Gratis 2026, Segera Amankan Kursimu Sebelum Kehabisan
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat