Suara.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia meraih penghargaan sebagai maskapai dengan awak kabin terbaik di dunia versi Skytrack London.
"Tentu penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan untuk memotivasi agar terus memberikan pelayanan lebih baik lagi ke depan," ujar General Manajer PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Semarang Flora Izza.
Menurutnya penghargaan tersebut berasal dari respon masyarakat yang menjadikan Garuda Indonesia sebagai maskapai yang dipilih.
"Prosesnya melalui vote langsung dari masyarakat, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang sudah mempercayakan kepada kami sebagai maskapai dengan pelayanan kabin terbaik," jelasnya.
Penghargaan tersebut membuat Garuda Indonesia berhasil mengalahkan sejumlah maskapai papan atas dunia di antaranya Cathay Pacific dari Hongkong dan Singapore Airlines dari Singapura.
Flora mengatakan menurut versi yang sama Garuda Indonesia juga menduduki peringkat tujuh sebagai sebagai Airline of the year.
"Peringkat ini meningkat dibandingkan tahun 2013 lalu, setahun lalu Garuda Indonesia masih menduduki peringkat ke sembilan," jelasnya.
Pihaknya berharap dengan pelayanan yang lebih baik bisa meningkatkan peringkat Garuda Indonesia sebagai maskapai terbaik di dunia pada tahun depan.
Skytrax merupakan organisasi survei independen di Inggris yang melakukan pemeringkatan maskapai dan bandara berdasarkan survei konsumen dan observasi langsung.
Survei tersebut dilakukan kepada 18,85 juta penumpang maskapai penerbangan dari 160 negara di seluruh dunia, para penumpang tersebut memilih maskapai penerbangan terbaik dari 245 maskapai yang ada di seluruh dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi
-
99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!
-
Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026
-
Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026
-
Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia
-
Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026