Suara.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku menjagokan Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan, untuk menggantikannya menangani perusahaan milik negara pada kabinet presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) nantinya.
"Jonan itu sosok yang mumpuni (jadi Menteri BUMN). Saya doakan dia (Jonan) jadi menteri. Menteri apa saja," kata Dahlan, usai menggelar halal bihalal dengan sekitar 300 direksi dan komisaris BUMN, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (4/8/2014).
Menurut Dahlan pula, kriteria sosok yang menggantikannya kelak menjadi orang nomor satu di Kementerian BUMN adalah yang bisa membentengi perusahaan-perusahaan "pelat merah" dari intervensi politik, pengusaha, dan intervensi dari orang yang ingin menjarah BUMN.
"Jonan itu sosok yang berani, dan tidak bisa disogok maupun didikte oleh siapa pun," ujarnya lagi.
Tidak itu saja, menurut Dahlan, sepak terjang Jonan di KAI dinilai juga sudah cukup untuk menjadikannya duduk di posisi Menteri BUMN.
"Penghargaan yang diterimanya juga banyak. Kalau Jonan yang jadi, tentu akan banyak memberi sumbangan terhadap kemajuan korporasi BUMN ke depan," tegas Dahlan.
Seperti diketahui, saat ini telah beredar luas di dunia maya sejumlah nama yang dinilai layak masuk dalam kabinet pasangan presiden-wapres terpilih Jokowi-JK. Salah satunya adalah lewat daftar Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR), di mana nama Ignasius Jonan pun termasuk di dalamnya, meski bukan pada posisi Menteri BUMN. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk