Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Jero Wacik meminta masyarakat tak perlu khawatir dan gelisah atas pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti solar bersubsidi dan premium di berbagai wilayah di Indonesia. BPH Migas dan Pertamina sudah mulai membatasi penjualan BBM subsidi sejak Senin (4/8/2014).
"Kami bukan menghapus BBM bersubsidi, tetapi membatasi saja," ujar Jero Wacik saat konferensi pers, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2014).
Jero Wacik mengatakan, pembatasan tersebut dilakukan hanya di daerah yang mencakup daerah pertambangan, perkebunan, perhutanan.
Ia menambahkan, konsep pembatasan BBM bersubsidi di wilayah-wilayah tersebut dilakukan untuk pengendalian penggunaan dari kalangan orang menengah atas, demi memenuhi kebutuhan BBM hingga akhir tahun.
"Masyarakat yang berhak menerima subsidi (kalangan bawah) tak perlu gelisah dan khawatir untuk bisa mendapatkan BBM tersebut di daerah lainnya, yang tidak mencangkup wilayah pembatasan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?