Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (7/ ditutup naik sebesar 8,75 poin menyusul aksi beli saham oleh investor menjelang penutupan.
IHSG BEI ditutup menguat sebesar 8,75 poin atau 0,17 persen ke posisi 5.066,97. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 1,12 poin (0,13 persen) ke level 864,98.
"Aksi beli saham menjelang penutupan berhasil menahan tekanan pada IHSG BEI setelah di sepanjang perdagangan saham hari ini, Kamis (7/8/2014), berada di area negatif," kata analis HD Capital Yuganur Wijanarko di Jakarta, Kamis.
Secara teknikal, lanjut dia, indeks BEI yang masih berada di atas level "support" 5.050 poin masih memberi harapan untuk kenaikan lebih lanjut.
"Diperkirakan indeks BEI akan bergerak di kisaran 5.050-5.165 poin pada besok (Jumat, 8/8/2014)," katanya.
Sementara itu, Director Investment PT Valbury Asia Asset Management Andreas Yasakasih mengatakan bahwa sentimen dari Amerika Serikat menyusul ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga bank sentral AS (the Fed) yang bisa lebih cepat dari perkiraan masih membebani laju indeks BEI.
"Meningkatnya suku bunga the Fed, bisa mendorong dana global berpindah dari 'emerging market' ke pasar keuangan AS," katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 247.976 kali dengan volume mencapai 3,93 miliar lembar saham senilai Rp4,50 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 155 saham, yang melemah 144 saham, dan yang tidak bergerak 91 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 196,57 poin (0,80 persen) ke level 24.387,56, indeks Nikkei naik 72,58 poin (0,48 persen) ke level 15.232,37 dan Straits Times melemah 4,68 poin (0,14 persen) ke posisi 3.315,55. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI
-
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
-
Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan
-
Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD
-
Emiten Properti LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 470 Miliar Sepanjang 2025
-
BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
-
BPS: 33 Provinsi Inflasi, Tekanan Terbesar dari Ayam dan Cabai
-
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?
-
Purbaya Mau Audit Wajib Pajak Buntut Restitusi Tembus Rp 360 Triliun