Suara.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah laporan penjualan ritel AS melemah.
Data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan pada Juli menahan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 3,9 dolar AS atau 0,30 persen, menjadi ditutup pada 1.314,5 dolar AS per ounce.
Penjualan ritel AS untuk Juli mencapai 439,8 miliar dolar AS, hampir tidak berubah dari bulan sebelumnya, hanya naik 3,7 persen dari setahun lalu, kata Departemen Perdagangan pada Rabu. Ini adalah kinerja terlemah sejak Januari.
Para analis mengatakan penjualan ritel lemah, menghilangkan ekspektasi pasar untuk bulan kedua berturut-turut, tersirat beberapa kehilangan momentum dari ekonomi AS pada kuartal ketiga.
Hal ini telah memperkuat spekulasi investor bahwa the Fed akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk sedikit lebih lama.
Perak untuk pengiriman September kehilangan enam sen, atau 0,30 persen, menjadi ditutup pada 19,845 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober kehilangan 2,3 dolar AS, atau 0,16 persen, menjadi ditutup pada 1.469,9 dolar AS per ounce. [Antara/Xinhua]
Berita Terkait
-
Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026
-
Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini
-
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?
-
Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian