Suara.com - Pertanyaan: Saat ini saya dan suami bekerja sebagai karyawan swasta dengan gaji 3 juta perbulan, oleh karena itu kami berdua punya penghasilan 6 juta perbulan, pengeluaran rumah tangga kami sekitar 4 juta, sedang sisanya kami tabung karena kami ingin mencicil rumah.
Tetapi tabungan kami tidak 'save' karena biasanya kami mengambilnya untuk keperluan ini itu di akhir bulan. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana caranya agar tabungan kami aman dan tidak perlu diambil-ambil lagi? Kemudian saya juga berencana memiliki anak tahun ini, apakah perlu dibagi lagi tabungan untuk biaya anak dan tabungan untuk mencicil rumah?
wulanXXX@gmail.com
Dear Ibu Wulan
Ketika anda menerima gaji, yang perlu anda lakukan adalah melakukan budgeting semua kebutuhan dalam satu bulan. Jika masih ada sisa anda harus sisihkan terlebih dahulu sebelum anda gunakan untuk keperluan biaya hidup selama sebulan. Sebelum anda memutuskan untuk membeli rumah, anda harus perhatikan biaya rumah saat ini dan di jumlah dengan rata-rata inflasi setiap tahun. Dengan menghitung biaya rumah ke depan, anda dapat memperkirakan berapa biaya yang harus anda keluarkan.
Kami asumsikan rumah yang akan anda beli untuk 5 tahun lagi sebesar Rp 200 juta. Maka biaya untuk DP rumah adalah Rp 60 juta. Tetapi perlu anda ingat bahwa tingkat inflasi setiap tahun untuk properti dapat mencapai 10%. Sehingga jika anda hitung maka 5 tahun lagi harga rumah yang akan anda beli adalah Rp 322 juta. Jadi DP yang anda bayar akan naik hingga Rp 96 juta.
Dengan mengetahui berapa jumlah DP yang harus anda bayar maka dengan itu anda harus memenuhi nya terlebih dahulu sehingga anda tidak akan menggunakan uang cicilan rumah untuk dipakai memenuhi biaya lain. Untuk mempersiapkan itu mulailah dengan berinvestasi dan jangan hanya menabung. Anda dapat berinvestasi pada reksadana atau saham. Dengan jangka waktu yang anda tentukan maka akan dapat anda rencanakan berapa pengeluaran anda untuk cicilan rumah.
Anda dapat mencari rumah yang baru akan dibangun lalu cari lah developer yang sudah memiliki track record yang bagus. Biasanya para developer memberikan keringanan dalam membayar DP melalui cicilan tanpa bunga.
Cari tahu terlebih dahulu apakah perusahaan anda sudah menyediakan asuransi untuk anda atau tidak. Jika tidak sebaiknya anda memiliki asuransi untuk membiayai kelahiran anak kelak. Sisa gaji anda 2 juta bisa anda bagi 500 ribu untuk asuransi dan 1,5 juta untuk cicilan rumah.
Selamat mencoba !
Diestra Perdana
MRE Financial & Business Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722, info@mre.co.id I www.mre.co.id, Follow us @mreindonesia, Facebook MRE Financial & Business Advisory
Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat redaksi@suara.com.
Berita Terkait
-
Tabungan Tipis, Anxiety Berlapis: Realitas Kecemasan Finansial Generasi Muda
-
Bank Mega Syariah Gaet DPK Lewat Tabungan Kurban
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan
-
USS OCBC Catat Jumlah Tabungan Nasabah Emas Tembus 223 Persen
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar