Suara.com - Manajer Pemasaran Graha Candi Golf Semarang, Wibowo Tedjosukmono mengatakan, pengembang perumahan banyak tertarik membangun rumah tipe kecil dibandingkan rumah ukuran besar karena cenderung lebih mudah terjual.
"Kami yang biasanya membangun perumahan mewah saat ini juga sedang mengembangkan klaster baru dengan tipe rumah yang lebih kecil," ujarnya di Semarang, Jumat, (5/9/2014).
Menurutnya, pembangunan tersebut untuk mengakomodasi permintaan masyarakat yang membutuhkan rumah lebih kecil.
"Untuk klaster yang sedang kami kembangkan ini bernama Green Rivera dengan area seluas 10 hektare. Penjualan sendiri sudah dimulai sejak Juli lalu," ujarnya.
Pada tahap satu ini ada 80 unit yang ditawarkan, sedangkan 60 unit di antaranya sudah laku terjual. Menurutnya, hasil penjualan tersebut memperlihatkan kebutuhan rumah yang terus meningkat.
"Klaster Green Rivera ini baru kami buka mulai Juli, untuk lokasinya dikelilingi sungai. Meski baru dibuka, antusiasme pembeli sangat tinggi, mengingat sekitar 80 persen rumah yang kami pasarkan di tahap awal ini sudah terbeli," ujarnya.
Klaster Green Rivera sendiri menyediakan rumah dengan tipe-tipe kecil, mulai dari tipe 65/144 dan tipe 130/160. Untuk rumah tipe 65 akan dibangun sebanyak 70 unit dan tipe 130 sebanyak 10 unit. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim