Suara.com - Pengamat ekonomi Hendrajit sangat yakin Jero Wacik bukan satu-satunya orang yang akan tersandung dalam kasus pemerasan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Menurut dia, kasus yang menimpa Jero Wacik yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan kelanjutan dari kasus korupsi yang menimpa Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini dan mantan Sekjen ESDM, Waryono Karyo.
"Saya harap ada orang lain setelah ini ya, karena tidak mungkin kasus ini berhenti disini, apalagi ini merupakan kelanjutan dari kasus Rubiandini pada tahun 2013 lal. Saya sangat yakin," jelas Hendrajit di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabu(6/9/2014).
Dia juga berharap ditetapkannya Jero Wacik sebagai tersangka oleh KPK dapat membuka seluruh masalah mafia migas. Karena, Jero Wacik adalah pembuat kebijakan yang punya kekuatan untuk menjalankan segala kebijakannya tersebut.
Sementara itu, Juru bicara Kementerian ESDM, Saleh Abdurahman mengaku tidak terlalu tahu secara mendetail tentang kebijakan masalah mafia tersebut serta memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.
"Yang tahu pasti itu KPK, kami tidak terlalu tahu, pemerasannya itu dimana, penayalahgunaan wrwenangnya itu dimana, KPK yang tahu. Kami juga tidak tahu mengenai rapat fiktif yang disangkakan KPK terhadap Pak Jero," tegas Saleh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona
-
Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
-
Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?