Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terjun bebas setelah mengalami penguatan cukup signifikan sehingga sempat menembus level tertinggi pada perdagangan hari sebelumnya (Senin, 8/9/2014).
Pada sesi penutupan perdagangan, Selasa (9/9/2014), IHSG BEI ditutup melemah sebesar 49,36 poin atau 0,94 persen ke posisi 5.197,11, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 9,06 poin (1,01 persen) ke level 883,66.
"Indeks BEI kembali mengalami koreksi setelah menembus level tertinggi pada perdagangan awal pekan kemarin (Senin, 8/9) ke level 5.246 poin," kata Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada.
Ia menambahkan bahwa aksi ambil untung mewarnai perdagangan saham di dalam negeri sehingga IHSG BEI terkoreksi. Pada perdagangan saham Selasa ini (9/9) investor asing mengambil posisi lepas saham dan membukukan jual bersih (nett sell) sebesar Rp122,51 miliar.
Dari sisi teknikal, lanjut dia, potensi indeks BEI melemah juga terlihat dari adanya "utang gap" (ruang kosong antara periode perdagangan saat ini dengan periode sebelumnya) di level 5.224-5.241 poin sehingga rawan tertekan.
Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa sentimen politik di dalam negeri seperti pembahasan perubahan undang undang Pilkada dinilai menjadi salah satu alasan pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung.
"Itu dianggap kurang disukai pasar karena bisa merusak sistem demokrasi langsung, sehingga sedikit menghambat momentum kenaikan IHSG BEI," katanya.
Namun demikian, menurut dia, tekanan pada indeks BEI Selasa ini hanya efek sementara. Tertekannya saham-saham di dalam negeri saat ini bisa dijadikan kesempatan oleh investor untuk kembali mengakumulasi.
Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 182.242 kali dengan volume mencapai 3,91 miliar lembar saham senilai Rp3,95 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 66 saham, yang melemah 273 saham, dan yang tidak bergerak 76 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 49,70 poin (0,20 persen) ke level 25.190,45, indeks Nikkei naik 44,04 poin (0,28 persen) ke level 15.749,15 dan Straits Times menguat 8,55 poin (0,26 persen) ke posisi 3.343,74. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian