Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan Kementerian atau lembaga pemerintah yang telah diberikan opini audit keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa waktu lalu, tidak berarti terbebas dari penyelewengan.
Ketua BPK, Rizal Djalilb mengatakan, saat ini masih ada laporan tentang hasil audit di beberapa instansi pemerintah yang telah mendapatkan opini WTP.
"Walaupun sudah mendapatkan WTP, bukan berarti tidak ada penyimpangan karena trennya sama-sama naik," kata Rizal di kantornya, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Dia mencontohkan peningkatan penyelewengan pada instansi pemerintah yang telah mendapatkan WTP adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Lihat contohnya Pak Jero, memang persoalannya masif dan terstruktur," tuturnya.
Terkait hal tersebut, Dia menjelaskan, BPK akan menindak langsung terhadap Kementerian atau Lembaga pemerintahan (K/L) yang memiliki indikasi tindakan pidana korupsi (tipikor), dengan langkah yang akan dilakukan audit yang dilihat dari besaran dana dan sensitivitas instansi tersebut.
"Seperti Kementerian Agama yang nilainya hanya Rp 22 miliar, dari segi nilai ini kecil, tapi kan sensitif," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang
-
Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan
-
Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal
-
Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih
-
BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!
-
Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco
-
Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter
-
Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan
-
Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital
-
Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia