Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan Kementerian atau lembaga pemerintah yang telah diberikan opini audit keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa waktu lalu, tidak berarti terbebas dari penyelewengan.
Ketua BPK, Rizal Djalilb mengatakan, saat ini masih ada laporan tentang hasil audit di beberapa instansi pemerintah yang telah mendapatkan opini WTP.
"Walaupun sudah mendapatkan WTP, bukan berarti tidak ada penyimpangan karena trennya sama-sama naik," kata Rizal di kantornya, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Dia mencontohkan peningkatan penyelewengan pada instansi pemerintah yang telah mendapatkan WTP adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Lihat contohnya Pak Jero, memang persoalannya masif dan terstruktur," tuturnya.
Terkait hal tersebut, Dia menjelaskan, BPK akan menindak langsung terhadap Kementerian atau Lembaga pemerintahan (K/L) yang memiliki indikasi tindakan pidana korupsi (tipikor), dengan langkah yang akan dilakukan audit yang dilihat dari besaran dana dan sensitivitas instansi tersebut.
"Seperti Kementerian Agama yang nilainya hanya Rp 22 miliar, dari segi nilai ini kecil, tapi kan sensitif," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM