Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Jumat (10/10/2014) ditutup melemah 30,91 poin (0,62 persen) ke posisi 4.962,96. Pelemahan juga dialami indeks 45 saham unggulan (LQ45) yang turun 5,72 poin (0,68 persen) dan ditutup di posisi 838,67.
Kepala Riset Recapital Securities Andrew Argado mengatakan didorong dari melambatnya ekonomi Eropa. Menurutnya, melambatnya pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa membuat mayoritas bursa saham global mengalami koreksi, termasuk indeks BEI.
"Melambatnya ekonomi di Eropa itu dapat menjadi kendala perbaikan ekonomi AS, karena Eropa merupakan salah satu pasar utama bagi AS, itu yang membuat bursa AS melemah dan berdampak ke bursa lain," ujarnya.
Sehingga, lanjut dia, kondisi itu membuat investor mengambil langkah "wait and see" dengan kecenderungan keluar, yang berdampak pada pasar saham.
Sementara dari dalam negeri, menurut Andrew Argado, saat ini tidak ada sentimen yang terlalu signifikan dalam menggerakan pasar, pelaku pasar saham cenderung mulai meninggalkan sentimen politik.
"Secara fundamental ekonomi Indonesia juga masih stabil," katanya.
Sementara itu, Riset Sinarmas Sekuritas memprediksi bahwa pada Senin (13/10/2014), IHSG BEI akan bergerak berfluktuasi dengan kecenderungan menguat di kisaran level 4.933-4.980 poin. "IHSG BEI akan dipengaruhi oleh data neraca perdagangan Cina yang diperkirakan meningkat," katanya. (Antara)
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun