Suara.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru saja terpilih, Harry Azhar Azis, memastikan BPK lebih transparan di bawah kepemimpinannya.
"BPK harus transparan, seluruh hasil audit harus dipublikasikan," kata Harry, Selasa (21/10/2014).
Sesuai dengan UU Keterbukaan Publik, maka setiap lembaga pemerintahan harus terbuka dengan informasi yang berhubungan dengan kepentingan umum, termasuk BPK.
Harry mengatakan akan mengusulkan kepada seluruh anggota BPK lainnya agar menginstruksikan setiap perwakilan BPK di daerah untuk mengaktifkan web online. Web itu yang nantinya digunakan oleh BPK dalam mempublikasikan hasil auditnya.
"Berapa biaya membuat web, tidak mahal kan? Harusnya hasil audit dipublikasikan di web itu," kata Harry.
Dia menyatakan auditor tidak perlu khawatir hasil audit digunakan pihak tidak bertanggung jawab untuk kepentingan-kepentingan yang merugikan.
Publikasi hasil audit BPK justru akan menjadi pengawasan oleh masyarakat bersama-sama, agar pemerintah menjalankan tugasnya dengan baik dan efektif.
Harry mengatakan hasil audit BPK seyogyanya tidak melulu berdasakan laporan keuangan, melainkan harus diukur dari keberhasilan menekan kemiskinan dan pengangguran. (Antara)
Berita Terkait
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Kortas Tipikor Tetapkan 3 Tersangka Korupsi PJUTS ESDM, Negara Rugi Rp19,5 Miliar!
-
Sepanjang Semester I 2025, Perusahaan BUMN Lakukan Pemborosan Berjamaah Senilai Rp63,75 Triliun
-
Perusahaan BUMN dan Badan Negara Lakukan Pemborosan Anggaran Berjamaah, Totalnya Rp43 T
-
KPK dan BPK Akan Sidak SPBU di Jawa! Ada Apa dengan Mesin EDC Pertamina?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini