Suara.com - Penghentian izin sementara (moratorium) untuk kapal-kapal tangkap ikan yang berukuran besar telah berdampak pada pasokan dan harga ikan di dalam negeri. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengungkapkan, kebijakan tersebut telah efektif mengurangi 'kebocoran' hasil penangkapan ikan ke luar negeri.
Kata dia, harga ikan di dalam negeri relatif turun karena pasokannya bertambah terutama dari para nelayan kecil.
"Saya sudah dapat laporan, ikan tengiri sekarang sudah murah di Balikpapan (Kalimantan Timur). Itu dari SMS yang masuk. Laporannya belum mendetail secara khusus," ungkap Susi di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/12/2014).
Selain itu, Susi menjelaskan, harga ikan di negara tujuan ekspor seperti negara-negara tetangga antara lain di Malaysia dan Singapura justru mengalami kenaikan.
"Harga ikan di negara tetangga kita naik, karena pasokan ikan ke Malaysia tidak masuk, di Singapura tidak masuk dari kita. Bagus jadi mereka bisa membeli ikan langsung dari kita,"
jelasnya.
Mulai awal November 2014, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberlakukan aturan moratorium (penghentian sementara) izin kapal tangkap ukuran di atas 30 GT. Selain izin
kapal tangkap baru yang dihentikan sementara, kapal eks asing juga terkena dampak aturan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Jenis kapal eks asing yang ada di Indonesia jumlahnya cukup banyak.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada 1.240 kapal eks asing dari 5.329 kapal yang berukuran di atas 30 Gross Ton (GT). Kapal eks asing tersebut berasal dari berbagai negara mulai Cina, Taiwan, Panama, hingga Thailand.
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo, BP Serentak Turun, Ini Daftarnya
-
Dirut BSI Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan Nasabah di Tahun 2026
-
Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai
-
Menhub Catat 14,9 Juta Orang Naik Angkutan Umum Selama Nataru
-
Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana
-
Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi
-
Update BBM Pertamina 1 Januari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun!