- Rupiah makin kritis, ditutup melemah ke level Rp16.998 per dolar AS.
- Lonjakan harga minyak dan rencana pelebaran defisit APBN tekan rupiah.
- Mata uang Asia fluktuatif; Baht anjlok, Ringgit justru menguat tipis.
Suara.com - Nilai tukar rupiah berada dalam posisi mengkhawatirkan pada penutupan perdagangan awal pekan ini. Mata uang Garuda kian terperosok dan mulai mendekati level psikologis baru di angka Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Bloomberg, Senin (16/3/2026), rupiah ditutup melemah 0,24 persen ke level Rp16.998 per dolar AS. Posisi ini merosot dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yang masih berada di level Rp16.958.
Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia turut mencatat pelemahan di angka Rp16.990.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah dipicu oleh sentimen risk-off global, terutama akibat melonjaknya harga minyak mentah dunia.
Namun, faktor domestik juga turut memberikan sentimen negatif bagi investor.
"Rupiah masih akan terus tertekan menyusul kebijakan pemerintah yang mempertimbangkan opsi penerbitan Perppu untuk memperlebar defisit APBN hingga di atas 3 persen," ujar Lukman.
Menurutnya, meski Bank Indonesia diprediksi akan melakukan intervensi, tekanan eksternal dan internal tetap membuat posisi rupiah rentan.
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terpantau fluktuatif. Baht Thailand mencatat koreksi terdalam sebesar 0,75 persen, disusul peso Filipina (0,25 persen), dan dolar Taiwan (0,07 persen).
Sebaliknya, ringgit Malaysia dan dolar Singapura justru berhasil menguat tipis di tengah ketidakpastian global ini.
Baca Juga: Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg
-
Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan
-
Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh
-
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
-
Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi