Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/12/2014), ditutup terkoreksi 21,70 poin mengikuti pergerakan mayoritas bursa saham di kawasan Asia.
IHSG BEI ditutup melemah 21,70 poin atau 0,42 persen ke posisi 5.122,31. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 3,31 poin atau 0,38 persen ke posisi 880,91.
"Bursa saham eksternal yang melemah mempengaruhi laju IHSG BEI, di sisi lain sentimen di dalam negeri juga cenderung negatif," ujar Analis PT Quant Kapital Investama, Kiswoyo Adi Joe di Jakarta.
Menurut Kiswoyo, sentimen negatif eksternal bagi IHSG BEI masih terkait dengan potensi kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed rate) yang diperkirakan dapat lebih cepat menyusul data tenaga kerja Amerika Serikat yang terus mengalami perbaikan.
Kiswoyo melanjutkan, pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pda 2015 menjadi 5,2 persen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 5,6 persen oleh Bank Dunia menambah kekhawatiran investor saham di dalam negeri, kondisi itu cenderung mendorong pemodal untuk mengambil posisi lepas saham.
Sementara itu, Analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan bahwa di tengah koreksi indeks BEI ini, pelaku pasar saham dapat membuka peluang untuk melakukan akumulasi saham di harga yang rendah.
"Koreksi sebagai kesempatan akumulasi sebelum IHSG BEI kembali bergerak menguat," katanya.
Dia merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan diantaranya Bumi Serpong Damai (BSDE), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Waskita Karya (WSKT), Wijaaya Karya (WIKA).
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 249,101 kali dengan volume mencapai 4,95 miliar lembar saham senilai Rp3,97 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 139 saham, yang melemah 164 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 100 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 561,84 poin (2,34 persen) ke 23.485,83, indeks Nikkei turun 122,26 poin (0,68 persen) ke 17.813,38, dan Straits Times menguat 14,06 poin (0,43 persen) ke posisi 3.311,90. (Antara)
Berita Terkait
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Tinggal Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange