Harga minyak global, Selasa (16/12/2014) pagi waktu Indonesia barat turun ke posisi terendah dalam lima tahun terakhir. Penurunan ini setelah pernyataan seorang pejabat OPEC yang menyebut spekulasi telah mendorong pasar lebih rendah, mengindikasikan kartel akan mempertahankan produksinya.
Pada Minggu, Abdalla Salem el-Badri, Sekjen Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), menyebut spekulasi berada di balik penurunan harga yang curam.
"Ketika kita melihat pasokan dan permintaan, ada kenaikan (pasokan) tetapi hanya moderat yang seharusnya tidak menyebabkan penurunan hingga 50 persen," ujarnya Badri mengatakan kepada wartawan di Dubai.
Menurutnya, OPEC bulan lalu memutuskan untuk mempertahankan produksi, meskipun ada permohonan oleh beberapa produsen untuk memangkas produksi guna mengekang penurunan harga.
Pada perdagangan Senin (15/12/2014) patokan AS, di New York Mercantile Exchange, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari turun 1,90 dolar AS, ditutup pada 55,91 dolar AS atau yang terendah sejak awal Mei 2009.
Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari, tetap berada di posisi 61,06 dolar AS per barel di London, turun 79 sen dari tingkat penutupan Jumat (12/12/2014).
Harga minyak telah jatuh sekitar 50 persen sejak Juni lalu. Para analis menyebut hal ini disebabkan persediaan yang berlimpah, menguatnya dolar serta melemahnya permintaan akibat pelambatan ekonomi global. (Antara)
Berita Terkait
-
Sorotan Tajam Dirut Patra Niaga: Dari Isu 'Oplosan' B40 hingga Dugaan Kartel Transportir BBM
-
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI