Suara.com - Pelaksana tugas Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas (Migas) Naryanto Wagimin mengatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap seluruh organisasi di bawah kementerian ESDM agar lebih baik lagi.
"Pemerintah akan mengadakan perbaikan organisasi, terutama mengganti orang-orang yang tidak baik kepada orang-orang yang berniat baik," kata Naryanto usai rapat, di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/1/2015).
Selain itu, Naryanto mengungkapkan, pejabat dalam organisasi di bawah Kementerian ESDM, yang diketahui tidak baik atau 'nakal', tak akan segan-segan untuk diganti.
"Kita kan kerja untuk negara, harus ada perbaikan. Kalau ada yang tidak baik, ya diganti," ungkapnya.
Naryanto pun menuturkan, perbaikan juga menyeluruh terhadap pengoptimalan pembangunan infrastruktur seperti kilang minyak.
"Kita akan mengoptimalkan pembangunan kilang, agar realisasi lebih baik, produksi lebih baik," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, 2 masalah penting yang dibahas dalam rapat tersebut, terkait hambatan konversi penggunaan bahan bakarminyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) yang selama ini belum berjalan dengan cepat, serta pembangunan infrastruktur energi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?