Suara.com - Istri tersangka kasus dugaan pemerasan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, Triesna Jero Wacik tidak mau memberikan berkomentar terkait aliran dana suaminya.
Triesna yang diperiksa sebagai saksi selama lima jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak KPK.
"Iya saya tadi datang untuk memenuhi panggilan KPK terkait dengan masalah suami saya, dan pertanyaan banyak sekali, dan untuk pertanyaan itu biar jelas silakan tanya langsung ke KPK saja" kata Triesna di depan pintu KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sasa(16/9/2014).
Selain Triesna, hari KPK juga menjadwalkan pemeriksaan beberapa saksi lain terkait tersangka Jero Wacik, termasuk salah satu didalamnya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukundan Keamanan, Djoko Suyanto.
Djoko Suyanto sendiri sudah memenuhi panggilan KPK dan mengaku belum mengetahui materi yang akan ditanyakan padanya.
Jero Wacik ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dua pekan lalu, tepatnya Rabu (3/0/2014) karena diduga melakukan aksi pemerasan. Hasil pemerasannya menurut KPK mencapai 9,9 Miliar rupiah.
Berita Terkait
-
Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Menteri ESDM dan Pertanian
-
Istri Jero Wacik Penuhi Panggilan KPK
-
Kasus Jero Wacik, Menteri Djoko Suyanto Diperiksa KPK
-
Penetapan Tersangka Jero Wacik, KPK: Etisnya, Tersangka Jangan Dilantik
-
Jero Wacik Korupsi, Laporan Keuangan Kementerian ESDM dapat Opini Terbaik
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat
-
Anggota Komisi III DPR: MKMK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir Sebagai Hakim MK!
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
-
Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan
-
Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'
-
MKMK Dinilai Hanya Bisa Adili Etik, Keppres Pengangkatan Adies Jadi Hakim MK Tak Bisa Dibatalkan?
-
Drama Tetangga: Teriakkan Suara Drum Berujung Pengeroyokan, Korban Malah Jadi Terlapor
-
Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN