Suara.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya menargetkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor transportasi bisa sampai Rp 30 triliun/tahun. Jonan mengungkapkan, target itu akan coba dicapai dalam waktu 2-3 tahun ke depan.
"PNBP bisa Rp 20-30 triliun/tahun. Ini bila saya ditugaskan sampai 5 tahun," kata Jonan saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di gedung DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2015).
Jonan mengungkapkan, untuk tahun 2015, target PNBP akan sebesar Rp 10 triliun atau mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Awalnya Rp 2,5 triliun target tahun ini. Tapi dengan semangat bisa Rp 10 triliun," ungkapnya.
Jonan menjelaskan, target PNBP Rp 30 triliun bisa tercapai setelah ada Peraturan Pemerintah (PP) No 6/2015 yang tengah dalam proses di Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menjadi dasar PP hukum potensi PNBP yang selama ini belum tergali.
"Saya kejar PP ke Menkeu, sekarang ada Setneg untuk ditandatangani presiden. PP No 6/ 2015 menjawab semua tentang PNBP. Ratusan item PNBP tidak dipungut karena PP nggak ada," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar