Suara.com - Batik Air, maskapai penerbangan anak perusahaan Lion Air, segera membuka penerbangan Jakarta-Batam-Jakarta dalam waktu dekat dengan pesawat Boeing 737-900 atau Airbus A320 terbaru.
"Izinnya sudah disampaikan ke kami. Slotnya juga sudah ada, tinggal menunggu kepastian jadwalnya saja," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, di Batam, Jumat (27/3/2015).
Ia mengatakan maskapai tersebut akan meramaikan jalur Jakarta-Batam-Jakarta yang selama ini sudah dilayani oleh maskapai Citilink, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air dengan masing-masing 3-5 kali penerbangan per hari.
Namun, dari sejumlah maskapai tersebut hanya Garuda Indonesia yang terlebih dahulu mengambil layanan full service dan menjadi kompetitor Batik Air yang baru sejak 2013 beroperasi.
Sementara Lion Air, Citilink, dan Sriwijaya Air yang mengusung konsep penerbangan dengan biaya rendah berbeda dengan pasar yang dilayani Garuda Indonesia dan Batik Air.
"Tentu kami berharap rencana tersebut segera terealisasi. Sehingga akan semakin meramaikan penerbangan di Batam serta memberikan banyak pilihan bagi masyarakat," kata Suwarso.
Suwarso juga mengatakan selain Batik Air ada sejumlah maskapai yang mengajukan penerbangan dari Batam namun masih harus mengantre menunggu seluruh perizinan lengkap.
Selain Garuda Indonesia yang mengajukan penerbangan ke Banjarmasin dan Yogyakarta, ada juga TransNusa yang mengajukan penerbangan Batam-Dumai, Batam-Palembang, Batam-Jakarta.
Kemudian, New Jatayu Air yang sudah sejak lama mengajukan penerbangan Batam-Jakarta, Batam-Palembang, Batam-Medan namun belum juga terbang meski sudah membuat kantor dan menyiapkan satu pesawat di Batam.
Sepanjang tahun 2014, jumlah penumpang dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang berkapasitas lima juta penumpang sudah mencapai 4,8 juta orang dari total 116 penerbangan per hari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun