Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2015 hanya 4,7 persen year on year (yoy) atau melambat bila dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yakni 5,14 persen.
Kepala BPS Suryamin mengatakan, untuk quartal to quartal (QtQ) pertumbuhan ekonomi turun 0,18 persen. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menentukan atau memengaruhi kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia ini.
"Angka 4,7 persen itu ada tiga pengaruhnya ke pertumbuhan ekonomi kita, paling utama negara-negara tujuan ekspor/impor (partner Indonesia) yang cukup dominan seperti Cina pertumbuhan ekonominya menurun dari 7,4 persen ke 7 persen. Kemudian Singapura yang turun dari 4,9 persen ke 2,1 persen. Itu yang memengaruhi," terang Suryamin di kantor BPS, Selasa (5/5/2015).
Selain itu ada faktor lainnya yang mengakibatkan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni faktor produksi dan faktor pengeluaran yang dinilai Suryamin membuat ekonomi di Indonesia semakin terpuruk.
Suryamin menjelaskan, jika dilihat dari sisi produksi maka bisa dilihat produksi pangan yang menurun akibat mundurnya musim tanam beberapa waktu lalu. Selain iu, produksi minyak mentah dan batu bara juga mengalami penurunan sehingga industri kilang minyak juga menurun.
"Distribusi perdagangan juga melambat karena menurunnya suplai barang impor. Serta kinerja konstruksi melambat terkait dengan terlambatnya realisasi belanja infrasruktur," jelasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI: 5,2% di 2025, 5,4% pada 2026
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah
-
Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya
-
BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis
-
IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026
-
6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
-
Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS
-
Waspada Penipuan Berkedok Adobe! Satgas PASTI Resmi Blokir Magento Gadungan
-
Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah
-
Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia