- KSSK memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 mencapai 5,4 persen didorong oleh permintaan domestik yang kuat.
- Peningkatan investasi pada 2026 akan difasilitasi Danantara dan perbaikan iklim investasi melalui Satgas P2SP.
- Pertumbuhan ekonomi global dipengaruhi kebijakan tarif impor AS serta perlambatan ekonomi Tiongkok, Jepang, dan India.
Suara.com - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2026 mencapai 5,4 persen secara tahun ke tahun atau year on year (YoY).
"Pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat menjadi 5,4 persen," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Menkeu Purbaya menyebut kalau pertumbuhan ekonomi RI 2026 itu akan ditopang kenaikan permintaan domestik yang sejalan dengan berbagai sinergi kebijakan dari Pemerintah dan lembaga anggota KSSK lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Nantinya, Purbaya mengatakan kalau investasi turut diperkuat lewat Danantara selaku pengungkit investasi swasta, termasuk di bidang hilirisasi sumber daya alam (SDA). Iklim investasi juga akan diperbaiki berkat adanya Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah atau Satgas P2SP.
Di sisi lain KSSK juga menyoroti pertumbuhan ekonomi dunia global yang masih akan dipengaruhi oleh dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) dan kerentanan rantai prospek global.
Purbaya mengatakan kalau prospek perekonomian AS bakal membaik berkat dorongan investasi di sektor teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal berupa pengurangan pajak.
Sementara itu pertumbuhan ekonomi Jepang, Tiongkok, dan India pada tahun 2026 diperkirakan melambat akibat pelemahan permintaan domestik dan ekspor.
"Ketidakpastian pasar keuangan global juga meningkat terutama dipicu oleh ketegangan perang dagang serta meluasnya eskalasi tensi geopolitik," jelasnya.
Baca Juga: Purbaya Mau Obrak-abrik Bea Cukai dan Pajak, 5 Pejabat Akan Dicopot
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Mau Obrak-abrik Bea Cukai dan Pajak, 5 Pejabat Akan Dicopot
-
Purbaya Akui Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Pengganti Keponakan Prabowo, Dilantik Minggu Depan
-
Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Menguat: Bukan Karena Thomas Djiwandono
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah