Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap euro pada Senin (18/5/2015) atau Selasa (19/5/2015) pagi waktu Indonesia, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas masalah utang Yunani.
Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mengatakan pada Senin bahwa Yunani "dalam peregangan akhir" untuk mencapai kesepakatan tentang resolusi krisis utang Yunani dengan para kreditor internasionalnya di hari-hari berikutnya.
Namun, memo yang dibocorkan baru-baru ini dari Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan bahwa ada sedikit peluang bagi Yunani untuk membuat penjadwalan pembayaran pada 5 Juni.
Mata uang bersama turun 1,23 persen terhadap dolar AS selama sesi. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, naik 1,20 persen menjadi 94,249 pada akhir perdagangan.
Di sisi ekonomi, kepercayaan pengembang AS di pasar untuk pembangunan baru rumah keluarga tunggal pada Mei turun dua poin ke tingkat 54, menurut Indeks Pasar Perumahan Asosiasi Pengembang Perumahan Nasional/Wells Fargo yang dirilis pada Senin.
Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,1303 dolar dari 1,1461 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5658 dolar dari 1,5752 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke 0,7980 dolar dari 0,8047 dolar.
Dolar AS dibeli 120,01 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,29 yen di sesi sebelumnya. Greenback naik ke 0,9258 franc Swiss dari 0,9144 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2164 dolar Kanada dari 1,2009 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI