Suara.com - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan PT. Pertamina siap melayani kebutuhan konsumsi bahan bakar minyak selama masa mudik lewat program BBM kemasan. Hal ini dilakukan guna mempermudah para pemudik ketika melintasi jalur-jalur yang minim SPBU.
"Pertamina membuat produk kemasan untuk masyarakat yang rumahnya jauh, desa mudiknya jauh. Kan susah cari SPBU jadi biar enggak kehabisan ini ada BBM kemasan. Jadi masyarakat tidak dipusingkan lagi untuk mencari BBM,” kata Wirat saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Menurutnya BBM kemasan lebih aman dibandingkan membeli BBM yang diletakkan dalam botol plastik. Pasalnya, jika menggunakan botol plastik dari segi keamanannya sangat buruk jika dibawa perjalanan jauh.
“Kalau ditaruh dalam botol plastik itu kan bisa bocor, kalau kena panas itu lebih bahaya lagi. Nah itu mengurangi risiko tersebut, Pertamina mengeluarkan BBM kemasan kaleng. Ini lebih aman, dijamin tidak bocor,” katanya.
Menurutnya langkah yang diambil ini sebagai upaya dari Pertamina dan Kementerian ESDM dalam meingkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan BBM. BBM kemasan untuk jenis Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex akan mulai didistribusikan ke darah-daerah yang menjadi titik arus mudik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia