Suara.com - Guna menggairahkan kembali perekonomian Indonesia, para pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia meminta pemerintah segera mengeluarkan kebijakan business friendly.
"Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah selama ini sebetulnya sudah korektif dan cukup preventif namun masih bersifat sektoral sehingga belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat. Kami meminta kebijakan yang dikeluarkan itu harus bersifat business friendly," kata Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto di tengah acara berbuka puasa bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta Convention Center, Jumat (10/7/2015).
Dia mencontohkan salah satu kebijakan yang terlihat baik, namun dampaknya belum maksimal, seperti penerimaan pajak, bea masuk, dan pajak ekspor.
"Mungkin sepintas kelihatan baik, tapi dampaknya tidak begitu baik. Kami harapkan kebijakan nanti untuk dipertimbangkan sebelum dikeluarkan," katanya.
Menurutnya pemerintah memiliki peranan penting dalam menggerakkan perekonomian nasional. Oleh sebab itu, Kadin meminta kepada kementerian dan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang business friendly.
"Pengusaha juga memiliki peranan penting dalam membantu pemerintah untuk menggeliatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, agar pengusaha dapat membantu pemerintah, kebijakan business friendly sangat dibutuhkan saat ini," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI
-
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
-
Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan
-
Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD
-
Emiten Properti LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 470 Miliar Sepanjang 2025
-
BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
-
BPS: 33 Provinsi Inflasi, Tekanan Terbesar dari Ayam dan Cabai
-
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?
-
Purbaya Mau Audit Wajib Pajak Buntut Restitusi Tembus Rp 360 Triliun