Seiring dengan naiknya harga-harga bahan pokok menjelang Lebaran. Hal ini tentu berdampak pada naiknya biaya makan di restoran dan beberapa tempat makan lainnya.
Bagi Anda yang mendapat jatah makan siang dari kantor, tentu saja ini tidak terlalu berpengaruh. Namun bagi Anda yang biasa harus makan siang di luar tentu saja sedikit banyak mengganggu anggaran keuangan Anda.
Hal ini tentu saja mengharuskan Anda untuk lebih pintar menghemat biaya-biaya yang dikeluarkan, termasuk biaya makan siang Anda. Berbicara tentang biaya makan siang, banyak yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya makan siang Anda di kantor.
1. Siapkan Bekal
Cara yang paling disarankan bagi Anda untuk menghemat makan siang adalah menyiapkan bekal makan siang dari rumah. Hal itu tentu saja tidak hanya hemat namun juga lebih terjamin kebersihan serta lebih sehat tentunya. Bangunlah lebih awal. Atau jika Anda telah berumah tangga, Anda bisa meminta tolong istri Anda untuk membuatkan makan siang untuk Anda.
2. Berburu Tempat Makan Murah
Hal ini dapat Anda lakukan denga memanfaatkan waktu makan siang Anda untuk mencari tempat dimana saja yang dapat mendukung rencana berhemat Anda. Cek kapan restoran atau tempat makan favorit Anda menggelar acara dengan potongan harga khusus. Cari tahu, cafe atau tempat makan baru yang memberikan penawaran terbaik.
3.Pilih-pilih Tempat Makan Siang
Hang out atau bertemu teman-teman sering kali menguras habis isi dompet Anda. Apalagi jika ajakna berkumpul datang disaat hari gajian masih jauh dari tanggalnya. Anda bisa mengakalinya dengan bertemu pada saat makan siang. Dengan begini Anda tidak harus mengeluarkan biaya ekstra untuk makan kongkow, bukan.
4. Memilih Menu
Belilah makanan dengan gizi yang cukup dan membuat Anda kenyang tanpa harus mengeluarkan biaya makan yang terlalu banyak. Pilih menu dengan tambahan sayur segar, misalnya nasi plus capcay, nasi plus ayam ca jamur atau nasi pecel. Jika bagi Anda yang tidak terlalu menyukai sayuran, Anda bisa juga memesan nasi ayam penyet atau nasi goreng komplet sebagai menu makan siang Anda.
5. Patungan
Entah karena porsinya terlalu banyak atau Anda tidak sanggup menghabiskan makanan hanya karena lapar mata, akhinya malah membuat Anda menyisakan makanan yang Anda pesan. Daripada membuang makanan, lebih baik ajak teman untuk berbagi makanan. Misalnya saja, Anda hanya perlu membayar nasi goreng seharga Rp10.000 hanya dengan Rp5.000 saja.
6. Pesan Setengah Porsi
Pada umumnya, semakin bertambah usia perempuan, maka akan semakin sedikit porsi makanan yang dimakan. Karena itu, daripada membuang setengah nasi padang yang Anda pesan, lebih baik Anda memesan setengah porsi saja. Meskipun hanya berselisih Rp. 1.000 sd Rp. 2.000 saja, setidaknya dengan cara ini Anda dapat membiasakan diri berhemat dan juga tidak membuang-buang makanan yang Anda pesan
Berita Terkait
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat