Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritimin Indroyono Soesilo mengatakan bahwa pihaknya akan melayangkan surat teguran kepada kementerian yang melakukan impor barang untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Pasalnya, saat ini Kementerian Maritim telah memfasilitasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) untuk memasukan semua hasil produk penelitian dari berbagai Litbang karya anak bangsa dalam e-catalog.
"Kalau di e-catalog barangnya ada nih, contoh traktor, tapi misalnya kementerian pertanian malah impor barang dari luar, itu akan kita tegur. Pokoknya kalau kita sudah promosikan tapi masih impor akan saya tegur. Kan dalam negeri sudah bisa mengadakan barang, kenapa masih impor," katanya saat berbincang dengan suara.com saat mengunjungi Pameran Ritech di JCC, Jakarta Selatan, Sabtu (8/8/2015).
Ia mengatakan, jika pemerintah membeli barang melalui e-catalog, pengadaan barang akan lebih cepat karena tidak melalui proses tender. Hal ini juga dapat mempercepat pembangunan infrastruktur. Selain itu, dengan membeli barang di e-catalog, pemerintah telah memberikan pemasukan dana yang luar biasa bagi mereka untuk terus mengembangkan produknya menjadi lebih baik lagi.
"Banyak keuntungannya, pengadaan barang lebih cepat. Peneliti juga diuntungkan. Jadi pembagian hasilnya itu 40 persen akan diberikan ke peneliti atau instasi terkait keuntungannya, 40 persen lagi untuk institusi, 20 persen untuk tempat dia melakukan penelitian. Ini kan sangat bagus," ungkapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau kepada LKPP dan para peneliti Litbang untuk segera mendaftarkan produknya dalam e-catalog, sehingga semua pembangunan infrastruktur dapat disokong oleh produk dalam negeri.
"Semuanya pokoknya harus didaftarkan. Yang penting harus ada lembaga, didaftarkan ke PT dan harganya sudah jelas. Kalau itu semua sudah ada langsung daftarkan. Kalau belum dapat PT atau lembaga akan kita bantu," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong