Suara.com - Dari sembilan negara yang menggaji besar para pekerjanya, hanya satu yang berada di luar Eropa. Gaji para pekerja di negara ini paling kecil rata-rata mencapai hampir sekitar Rp300 juta pertahun atau sekitar 28 ribu dolar AS.
Berkut 9 negara yang mengganji besar pekerjanya:
1.Prancis
Prancis masuk dalam salah satu daftar negara yang menggaji besar karyawannya. Prancis juga masuk dalam ranking ke 7 negara ekonomi terbesar.
Ekonom Paul Krugman menyebut kalau pekerja di Prancis sama produktifnya dengan pekerja di AS, tapi jam bekerja pekerja di Prancis lebih sedikit ketimbang di AS, yakni hanya 35 jam. Pekerja Prancis menerima gaji rata-rata lebih dari 28 ribu dolar AS pertahun setela h dipotong pajak.
2.Swedia
Berdasarkan data Bank Dunia, negara Skandinavia ini adalah negara terkaya ke 6 di dunia berkaitan dengan GDP perkpita.
Negara ini mempertahankan sistem kesejahteraan sosial Nordic yang menyediakan perawatan kesehatan universal dan pendidikan tinggi bagi warganya. Sebagai imbalannya, orang harus menyerahkan 42,4% dari pendapatan mereka, tapi rata-rata mereka masih menerima 29 ribu dolar AS setahun.
3.Kanada
Kanada adalah negara ketiga di dunia yang juga memiliki cadangan minyak selain Arab Saudi dan Venezuela di Benua Amerika.
Pendapatan pekerjanya setiap tahun bisa mencapai 29.365 dolar AS setahun setelah dipotong pajak s31 persen untuk jaminan sosial dan pendidikan publik. Rata-rata pekerja di Kanada bekerja 36 jam per minggu.
4.Austria
Negara di Eropa Tengah ini paling banyak mengandalkan sektor pariwisata yang menyumbang 9 persen dari PDB.
Pekerja di sana rata-rata mendapat gaji 31.173 dolar AS. Dan pajaknya hampir 49 persen ini jaminan sosial.
5. Jerman
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Duit Rp 15,72 Triliun Milik PANI Sudah Ludes, Dipakai Apa Saja?
-
175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!
-
BRI Peduli Korban Bencana, Komitmen Dukung Percepatan Pemulihan via Aksi Nyata
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026
-
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
-
Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI