Jerman adalah negara paling kuat secara ekonomi di Eropa. Pajak penghasilan di Jerman mencapai 49,8 perden. Dari semua itu, pekerja di Jerman tetap menerima gaji bersih sebanyak 31.252 dolar AS setahun.
6.Australia
Negara yang paling mengandalkan ekspor pangan dan mineral ini juga masuk dalan daftar pendapatan super besar di dunia.
Pekerjanya rata-rata mendapat 31.588 dolar AS per tahun dengan tarif pajak sekitar 27,7 persen dengan jam kerja 36 jam per pekan.
7. Swiss
Di negara ini sektor manufaktur paling diandalkan. Paera pekerja di Swiss hanya bekerja 35 jam seminggu dan mendapat gaji rata-rata 33,491 dolar AS setahun.
8.Norwegia
Norwegia merupakan salah satu negara terkaya dalam hal sumber daya alam termasuk minyak, pembangkit listrik tenaga air, perikanan, dan mineral. Seperti Swedia, Norwegia memiliki perawatan kesehatan universal dan pendidikan yang lebih tinggi dengan potongan pajak 37 persen dari penghasilan.
Rata-rata gaji pekerja di sini mencapai 33.492 dolar AS setelah dipotong pajak.
9.Luxembourg
Pajak penghasilan di negara ini mencapai 38,7 persen dan rata-rata pekerjanya bergaji 38.951 pertahun. (topmenmagazine)
Berita Menarik Lainnya:
7 Hal yang Pernah Dipamerin Orang-orang Padahal Sih Biasa Aja
Ini Manfaat Menakjubkan Bagi Lelaki yang Rutin Berolahraga
Buta, Perempuan Diusir dari McDonald
Pilih Nikahi Pacar Atau Masuk Penjara!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
-
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
-
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali
-
Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD
-
Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi
-
Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat
-
Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi
-
Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS
-
IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer
-
Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram