Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), menyusul kenaikan di pasar ekuitas global.
Saham-saham Tokyo melonjak 7,71 persen pada Rabu dengan indeks acuan Nikkei naik ke marjin tertinggi sejak 1994 karena optimisme atas ekonomi global. Sementara itu, saham-saham Tiongkok tetap di wilayah positif untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu.
Pasar saham Eropa juga menguat Rabu, dengan indeks FTSE 100, patokan Bursa Efek London, meningkat 1,35 persen, sementara saham-saham AS juga diperdagangkan lebih tinggi.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,06 persen menjadi 96,042 pada akhir perdagangan.
Greenback lebih didorong oleh data ketenagakerjaan yang positif dari negara itu. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Rabu bahwa jumlah lowongan kerja naik ke rekor tinggi 5,8 juta pada hari kerja terakhir Juli.
Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1198 dolar dari 1,1187 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5365 dolar dari 1,5384 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7017 dolar dari 0,7030 dolar.
Dolar AS dibeli 120,56 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,99 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menukik ke 0,9745 franc Swiss dari 0,9814 franc dan meningkat menjadi 1,3245 dolar Kanada dari 1,3211 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123