Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa sebanyak 13 perusahaan sedang dalam pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO).
"Sekitar 11 perusahaan berpotensi akan mencatatkan saham perdananya di BEI pada tahun ini, sisanya pada tahun depan. Diharapkan proses IPO-nya lancar," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat di Jakarta, Selasa (20/10/2015).
Akhir pekan lalu, dia mengemukakan bahwa PT Banks Artos Indonesia telah melakukan paparan mini perihal rencana IPO.
Perusahaan mencanakan untuk melepas sekitar 20 persen saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Tercatat, modal inti Bank Artos sebesar Rp107,29 miliar per Juni 2015.
Samsul Hidayat juga mengatakan, bahwa pada awal pekan depan , BEI akan kedatangan emiten baru, yakni PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. Harga saham perdana Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. itu sebesar Rp200 per lembar.
"Jadi, dengan dicatatkannya saham Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. nanti, total perusahaan yang 'listing' di BEI menjadi 14 emiten di sepanjang tahun 2015. Diharapkan target 22 perusahaan melaksanakan IPO dapat tercapai," katanya.
Sebelumnya, pada tanggal 28 September 2015, saham dan waran I PT Victoria Insurance Tbk. resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten ke-13 pada tahun 2015 dengan kode VINS.
Samsul Hidayat juga mengharapkan pada tahun 2016 minat perusahaan melakukan IPO lebih bagus menyusul adanya harapan dari perekonomian Indonesia yang akan tumbuh.
"Semoga tahun depan IPO bisa bagus, mengingat indeks harga saham gabungan (IHSG) saat ini juga sudah mulai naik, itu merupakan efek psikologis dari pertumbuhan ke depannya," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri