Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/10/2015) dibuka menguat sebesar 29,96 poin seiring dengan sentimen dalam negeri yang cukup positif.
IHSG BEI dibuka menguat sebesar 29,96 poin atau 0,64 persen menjadi 4.683,12. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 8,96 poin (1,11 persen) menjadi 813,700.
"Sentimen dari dalam negeri terkait nilai tukar rupiah yang bergerak stabil menjadi salah satu faktor positif bagi laju indeks BEI," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan, sebagian pelaku pasar juga masih bertahan dengan aksi belinya seiring dengan harapan positif dari Paket Kebijakan Ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah dari mulai fokus pada penciptaan lapangan kerja, penyerapan anggaran, sentimen reformasi perizinan, hingga perkiraan Presiden Joko Widodo terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga 2015 sebesar 4,85 persen, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya 4,67 persen.
"Sentimen di awal pekan yang cukup kondusif membuat laju IHSG melanjutkan kenaikannya. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.638-4.685 poin pada perdagangan Senin," paparnya.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan, aliran dana asing yang masuk ke pasar saham yang terus mengalir kembali menopang IHSG untuk bergerak di area positif. Itu menunjukkan kondisi perekonomian domestik yang mengalami perbaikan terutama di dalam negeri.
"Keseriusan pemerintah serta berbagai langkah sigap yang diluncurkan pemerintah turut menunjang iklim investasi yang kondusif di dalam negeri," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 121,97 poin (0,53 persen) menjadi 23.273,91, indeks Nikkei naik 213,87 poin (1,14 persen) ke level 19.045,47, dan Straits Times menguat 27,21 poin (0,90 persen) ke posisi 3.096,84. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia
-
IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor
-
Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China
-
Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?