Tidak masalah juga bila Anda memang tertarik dan ingin berinvestasi pada suatu perusahaan. Yang ingin ditekankan di sini adalah Anda harus bisa menentukan kebutuhan investasi Anda sehingga Anda mempunyai bayangan untuk berinvestasi pada sebuah barang independen atau sebuah produk perusahaan.
5. Jangan Sungkan untuk Bertanya
Tidak pernah ada pertanyaan bodoh. Jangan sungkan untuk mengajukan pertanyaan yang Anda yakin Anda kurang mengerti atau paham. Dari sini Anda bisa melakukan tes apakah Penasehat Keuangan Anda sungguh bisa mengarahkan Anda pada keputusan independen atau cenderung menjual produknya?
Dengan tidak bermaksud menyia-nyiakan usaha Anda, akan lebih baik bila Anda mengkaji ulang pilihan Penasehat Keuangan Anda dengan pihak yang lebih independen bila Anda mengharapkan hasil konsultasi yang memang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, bukannya justru menjadikan Anda sebagai calon nasabah bagi sebuah perusahaan keuangan.
6. Cari Tahu Biaya Penasehat Keuangan
Tahap terakhir dan yang paling penting. Biasanya tarif konsultasi kepada Penasehat Keuangan tergantung dari kebijakan penyedia jasa tersebut. Bisa jadi merupakan tarif per jam, biaya lump-sum, atau tergantung pada besarnya dana yang Anda rencanakan sebagai dana investasi.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Tidak Cukup Modal Beli Mobil Baru, yang Bekas Saja
11 Kata Kata Motivasi Kerja Yang Membuatmu Sukses
Mau Mulai Menabung Untuk Anak? Coba Tabungan Pendidikan
| Published by Cermati.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026