Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup melanjutkan pelemahan 16,84 poin seiring dengan pelaku pasar yang kembali melakukan aksi ambil untung.
IHSG BEI ditutup melemah 16,84 poin atau 0,38 persen menjadi 4.455,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 5,79 poin (0,76 persen) menjadi 759,73. "Bursa saham di kawasan Asia termasuk IHSG BEI bergerak melemah melanjutkan aksi ambil untung yang sudah berlangsung semenjak beberapa hari terakhir ini," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo di Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Menurut dia, salah satu faktor yang memicu aksi ambil untung disebabkan oleh kinerja emiten di BEI yang telah dipublikasikan menunjukan sebagian besar emiten gagal mencetak laba bersih per saham (EPS) di atas konsensus pasar.
Di tengah situasi yang kurang kondusif itu, lanjut dia, pelaku pasar asing juga kembali melakukan aksi lepas saham. Tercatat, dalam data BEI pelaku pasar saham asing mencatatkan jual bersih atau "foreign net sell" sebesar Rp807,669 miliar pada akhir pekan ini (Jumat, 30/10).
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menambahkan bahwa secara teknikal, selama IHSG masih di tutup berada di atas level psikologis di kisaran 4.445 poin maka koreksi yang terjadi terindikasi "throw back".
"Kondisi pasar saat ini masih dalam fase tren penguatan dan investor masih dapat menambah proporsi pada ekuitas. Setiap koreksi yang terjadi dapat dijadikan sebagai 'entry point'," katanya.
Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 257.939 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,47 miliar lembar saham senilai Rp4,66 triliun. Efek yang bergerak naik sebanyak 148 saham, turun 143 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 92 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng turun 179,90 poin (0,79 persen) menjadi 22.640,04, indeks Nikkei naik 147,39 poin (0,78 persen) ke level 19.083,10, dan Straits Times melemah 5,85 poin (0,16 persen) ke posisi 2.996,45. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?