Suara.com - Tidak dipungkiri memang penggunaan kartu kredit memberikan banyak sekali kemudahan, baik itu untuk transaksi atau untuk pembayaran secara langsung atau online. Ditambah lagi kartu kredit sering kali menawarkan fasilitas yang cukup menarik mulai dari diskon produk hingga beragam bonus yang begitu menguntungkan.
Walaupun demikian, tidak jarang penggunaan kartu kredit dapat menimbulkan banyak pertanyaan di benak Anda. Pertanyaan-pertanyaan itu meliputi tagihan apa yang ada didalam kartu kredit? Karena sering dijumpai walaupun sudah membayar tagihan kartu kredit secara tepat namun sering kali ada biaya tambahan. Nah dibawah ini ada beberapa bentuk biaya-biaya yang harus Anda ketahui ketika mengajukan kartu kredit, seperti:
1. Biaya Tahunan
Pada umumnya biaya tahunan kartu kredit dibebankan di tagihan pertama pada saat menggunakannya. Lalu akan dibayarkan setelah Anda setahun menggunakan kartu kredit. Setiap kartu classic, gold, platinum, dan seterusnya, mempunyai biaya tahunan yang berbeda. Bhkan biaya yang diterbitkan masing-masing bank pun berbeda satu dengan yang lainnya.
2. Biaya Materai
Ketika mencapai batas tertentu pemakaian, maka Anda akan dikenakan biaya materai. Pada umumnya nilainya berkisar Rp3.000,00 atau Rp6.000,00, semuanya tergantung dari jumlah pembayaran tagihan yang diminta oleh pihak bank. Memang secara sepintas biaya materai ini sangat sepele, namun ada baiknya jika Anda siapkan.
3. Biaya Keterlambatan
Biasanya biaya keterlambatan akan dikenakan kepada Anda yang membayar melampaui tanggal jatuh tempo. Besarnya sekitar 3% dari total biaya tagihan. Walaupun demikian ada beberapa penerbit kartu kredit yang menetapkan biaya keterlambatan dengan batas maksimum.
4. Biaya Bunga
Memang jika Anda membeli barang secara kredit, bank akan memberlakukan system bunga. Dimana batasan bunga kartu kredit telah diatur pihak Bank Indonesia dengan jumlah yang dapat berubah sewaktu-waktu disesuaikan dengan kebijakan yang ada. Sebagai contoh di bulan Desember 2014 bunga maksimum 2,95% per bulan atau sekitar 35,40% per tahun.
5. Biaya Kelebihan Pemakaian (over limit)
Jika pemegang kartu kredit melampaui limit pemakaian kartu kredit, biasanya akan dikenakan biaya tambahan atau denda.
6. Biaya Tarik Tunai
Kartu kredit memang dapat diperuntukkan mengambil uang tunai. Namun Anda akan dikenakan bunga sekitar 3-6% dari total uang yang Anda tarik. Untuk sesar kecilnya bunga semuanya tergantung kebijakan dari bank pemberi kartu kredit. Apabila sering tarik tunai sebaiknya pilih bank yang mengenakan bunga rendah untuk fasilitas tarik tunai.
7. Biaya Konversi Mata Uang Asing
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional