Suara.com - Harga minyak dunia di pasaran Amerika Serikat semakin turun. Pada penutupan perdangan, Jumat sore kemarin atau Sabtu (21/11/2015) pagi ini harga minyak dunia tercatat 40,39 dolar AS per barel.
Ini disebabkan stok minyak di pasaran dunia melimpah. Pasokan minyak mentah AS pekan lalu naik 0,3 juta barel menjadi 487,3 juta barel. Ini artinya 106,2 juta barel lebih besar dari satu tahun lalu.
Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk kontrak AS menambahkan 1,5 juta barel menjadi 56,85 juta barel.
Produksi minyak mentah AS bertambah 3.000 barel menjadi 9,182 juta barel per hari selama pekan lalu. Data dari perusahaan jasa minyak Baker Hughes yang dirilis Jumat menunjukkan bahwa jumlah rig pengeboran minyak AS yang aktif turun 10 rig menjadi 564 rig pada minggu ini. Tetapi data ini gagal mendongkrak pasar.
Harga minyak Brent naik karena Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Bin Ibrahim Al-Naimi menyatakan negeranya sedang bekerjasama dengan anggota OPEC lainnya dan produsen dari luar kelompok untuk menstabilkan pasar. (Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI