Suara.com - Harga minyak dunia pada perdagangan di Amerika Serikat kembali merosot. Bahkan nilainya mendekati 40 dolar AS per barel pada penutupan perdangan Kamis waktu AS atau Jumat (20/11/2015) pagi waktu Indonesia.
Merosotnya harga minyak dunia karena spekulan khawatir terjadi kelebihan pasokan global. Sehingga terus menekan komoditas.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember ditutup turun 21 sen menjadi 40,54 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sebelumnya sempat jatuh di bawah 40 dolar AS per barel.
Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari, naik empat sen menjadi menetap di 44,18 dolar AS per barel di perdagangan London.
Faktor utama di balik pelemahan minyak termasuk masih tingginya tingkat produksi minyak AS dan kuatnya produksi dari Arab Saudi serta anggota penting lainnya di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Para analis mengabaikan desakan Menteri Minyak Saudi Ali al-Naimi pada Kamis kepada para produsen untuk bekerja sama "menstabilkan" pasar minyak.
"Pasar tidak menempatkan banyak kepentingan dalam komentar Menteri Minyak Saudi Ali al-Naimi bahwa Arab Saudi bekerja sama dengan produsen lain untuk menstabilkan harga minyak, melihat komentar itu sebagai lebih dari pernyataan 'keibuan' jangka panjang daripada komitmen untuk tindakan segera," kata Tim Evans, analis energi pada Citi Futures seperti dilansir AFP.
Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, mengatakan 40 dolar AS per barel telah menjadi "tingkat dukungan sulitt" secara psikologis dan dalam hal perdagangan teknikal.
"Risiko adalah bahwa kita dapat melewati posisi terendah yang baru-baru ini tercapai di musim panas," katanya.
Melek mengatakan penurunan dolar pada Kamis memberikan dukungan untuk minyak, yang diperdagangkan di pasar internasional dalam mata uang AS. (Antara/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko
-
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
-
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026
-
Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week
-
SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen
-
Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'
-
Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman